Basarnas Update Evakuasi Korban KMP Virgo Transport 8: 129 dalam Pencarian
Kliksamarinda.com – Hari kedua pencarian dan evakuasi korban Kapal Motor Penumpang (KMP) Virgo Transport 8 terus berlangsung di perairan Laut Jawa, Kalimantan Selatan (Kalsel). Badan SAR Nasional (Basarnas) bersama tim gabungan masih menyisir lokasi untuk menemukan penumpang dan kru yang belum diketahui keberadaannya.
Hingga Senin, 14 September 2026 pukul 10.36 WIB, Basarnas mencatat dari 243 korban KM Virgo, sebanyak 114 orang survivor telah ditemukan. Rinciannya, 108 orang selamat dan enam orang meninggal dunia.
Sementara itu, 129 orang masih dalam pencarian.
“Telah terevakuasi 108 korban SELAMAT, dan 6 korban dalam kondisi meninggal dunia. Dalam pencarian 129 penumpang KM Virgo Transport 8,” kata Kepala Basarnas, Mohammad Syafii, Senin 14 September 2026.
Kepala Basarnas mengatakan seluruh unsur SAR terus mengoptimalkan pencarian dengan mengerahkan berbagai aset, baik kapal maupun pesawat udara. Pencarian yang sebelumnya dibagi menjadi delapan sektor kini difokuskan menjadi enam sektor agar penyisiran lebih efektif.
“Kami terus mengoptimalkan seluruh kekuatan dan aset SAR yang ada. Fokus utama kami adalah menemukan dan menyelamatkan korban yang masih dalam pencarian, dengan tetap memperhatikan keselamatan seluruh personel yang melaksanakan operasi,” kata Mohammad Syafii.
Sebanyak 655 personel dari berbagai unsur terlibat dalam operasi. Mereka terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, instansi pemerintah, relawan, serta potensi SAR lainnya.
Sejumlah kapal telah berada di area pencarian, di antaranya KN SAR Laksmana 241, KRI NAL-363, KRI PFN-731, KRI Canopus-936 dan KAL Kumai. Operasi dari udara juga diperkuat helikopter dan pesawat milik TNI, Polri, serta BNPB.
Korban Mulai Tiba di Banjarmasin
Proses evakuasi korban juga terus dilakukan ke Pelabuhan Trisakti Banjarmasin.
Korban pertama dibawa KMP Haida yang tiba di Pelabuhan Trisakti pada pukul 20.05 WITA, Minggu 13 September 2026. Setibanya di pelabuhan, korban langsung mendapat pemeriksaan dari tim medis.
Penanganan meliputi triase, pertolongan pertama, stabilisasi kondisi, hingga penentuan rujukan ke fasilitas kesehatan berdasarkan kebutuhan masing-masing korban.
Kemudian pada pukul 04.30 WITA, Senin 14 September 2026, KN SAR Laksmana 241 tiba dengan membawa satu korban dalam kondisi stabil.
Sekitar pukul 07.00 WITA, MT Mauhau milik Pertamina Patra Niaga menyusul tiba di Banjarmasin dengan membawa 16 orang korban yang sebelumnya berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian.
Posko Darurat Beroperasi 24 Jam
Sementara itu, Posko Darurat Terpadu Ops SAR KMP Virgo Transport 8 di kawasan Pelabuhan Trisakti terus beroperasi selama 24 jam.
Posko menjadi pusat informasi, pendataan, koordinasi, sekaligus tempat keluarga korban memperoleh perkembangan terbaru mengenai kondisi anggota keluarganya.
Petugas Kantor SAR Banjarmasin bersama potensi SAR lainnya melayani keluarga yang datang untuk mencocokkan data manifes maupun mencari informasi korban.
Daftar korban selamat dan orang yang masih dalam pencarian diperbarui secara berkala. Petugas juga memberikan pendampingan kepada keluarga, termasuk dukungan trauma healing dan bantuan darurat.
Selain melayani keluarga, posko menjadi pusat pengendalian operasi. Pergerakan tim SAR di laut dan udara dikoordinasikan dari lokasi tersebut agar pencarian enam sektor dapat berjalan efektif.
Fokus utama operasi SAR korban KM Virgo Transport 8 masih tertuju pada 129 orang yang belum ditemukan hingga Senin siang. Tim SAR gabungan terus mengoptimalkan seluruh sumber daya dengan harapan seluruh penumpang dan kru KMP Virgo Transport 8 dapat segera ditemukan dan dievakuasi. (*)



